DENPASAR – Jurnalis di Denpasar bersama instansi dan beberapa perusahaan menggelar Buka Puasa Bersama dengan 100 Anak Yatim, Piatu, dan Dhuafa, pada Jumat (16/06/2017). Gelaran ini dalam rangka mengisi bulan Ramadan atau Kasih Ramadan (Kasdan) 6.0.

Kegiatan terlaksana dengan lancar berkat kerjasama antara AJI Denpasar, BOC Indonesia, JPPRO Bali, Bank Indonesia, Warung Mertua, Kubu Kopi, BIP dan beberapa perusahaan lainnya. Sedangkan 100 anak yatim, piatu, dhuafa berasal dari Panti Asuhan Sakinah, Amanah, Al Hikmah, dan PP Syafaah Darussalam yang masing-masing beralamat di Denpasar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Causa Iman Karana mengaku turut berbahagia karena Bank Indonesia dapat berpartisipasi pada acara Kasdan kali ini. Sebab, acara ini cukup baik. Di mana di bulan ini, adalah bulan saling berbagi, bulan penuh berkah.

“Dan diharapkan menjadi barokah bagi kita semua,” ucapnya yang turut hadir dalam Kasdan 6.0.

Pria yang akrab disapa Pak Cik mengaku, Kasdan ini adalah kegiatan yang cukup baik. Membantu sesama. Memotivasi cita-cita anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa. Sehingga, apa yang dipikirkan anak-anak mengenai cita-cita, bisa terwujud.

“Pesan secara umumnya, ialah kepada masyarakat ialah sebijak mungkin, sebisa mungkin, apa yang diperlukan sajalah. Jadi, tidak terlalu berlebihan, intinya,” ungkapnya.

Acara Kasdan 6.0, digelar di Warung Kubu Kopi Taman Uber Sari Jalan Hayam Wuruk Denpasar. Anak-anak diajak bermain kuis, laiknya cerdas cermat yang dipandu Elbi Lukas Bundi dan Kambali. Beberapa pertanyan, anak-anak itu diminta menjawab uang pecahan terbaru yang dikeluarkan Bank Indonesia. Kemudian, untuk mengecek uang asli atau tidak membedakannya seperti apa? Tanya jawab tentang NKRI, dan pertanyaan seputar pengetahuan agama Islam.

Ketua Panitia, Bambang ‘Bom’ Wiyono mengaku berterimakasih kepada organisasi wartawan AJI Denpasar dan IJTI Denpasar, empat yayasan panti yang sudah mengirimkan anak asuhnya. Dan, Bambang berharap bahwa acara ini tidak akan berhenti sampai di sini. Di tahun lalu, hanya sekitar belasan anak yang hadir. Dan kini, sekitar ratusan. Karena itu, di tahun-tahun berikutnya, bisa jadi lebih dari saat ini untuk kegiatan saling berbagi.

“Nanti bisa di Gedung BI, ketika jumlah peserta Kasih Ramadan bertambah. Dan apa yang dilakukan ini sudah berjalan lancar. Semoga acara ini bisa bermanfaat dan barokah untuk kita semua,” jelas Bambang Bom. (*)

 

Sumber : Tribunbali.com


Leave a Comment